Matahari dari Soft X-Ray Telescope (SXT)
Semua orang pasti tahu Matahari, ya karena inilah sumber kehidupan kita, tanpa Matahari kita tak bisa hidup seperti sekarang ini, untuk kali ini, yuk kita bahas tentang Sang Surya ini.
Matahari adalah pusat dari tata surya kita, tanpa Matahari, mustahil kita akan bertahan hidup.
Dialah Nicolaus Copernicus, beliau adalah orang yang pertama mengemukakan teori bahwa matahari adalah pusat peredaran tata surya pada abad 16. Bola raksasa ini memiliki senyawa penyusun utama, yaitu hidrogen (74%) dan helium (25%). Berdasarkan perhitungan menggunakan hukum Newton, diperoleh massa matahari ialah 1,989x10pangkat30 kilogram. Angka tersebut sama dengan 333.000 kali massa Bumi, memiliki diameter 1.392.000 kilometer atau 865.000 mil sama dengan 109 kali diameter Bumi, betapa besarnya Matahari ini.
Matahari merupakan bintang terdekat dengan Bumi, yaitu berjarak rata-rata 149.600.000 kilometer (92,96 juta mil). Jarak Matahari ke Bumi dikenal sebagai satuan astronomi dan biasa dibulatkan menjadi 150 juta km. Diperkirakan, umur Matahari telah menginjak 5 +/- 1,5 Miliar tahun.
Inti Matahari memiliki suhu sekitar 15 juta derajat celcius (27 juta fahrenheit). Dalam satu kali berotasi pada sumbunya, Matahari membutuhkan waktu 27 hari untuk mencapai 1 kali putaran.
Ilustrasi perbandingan ukuran Matahari dengan planet dalam sistem Tata Surya
Ilustrasi Rotasi Matahari, Terdapat perubahan posisi bintik Matahari
Sistem bintang terdekat dengan Matahari adalah Alpha Centauri. Bintang yang dalam kompleks tersebut memiliki posisi terdekat dengan Matahari adalah Proxima Centauri.
Sekian Pembahasan tentang Matahari kali ini, kalian bisa tahu tentang Matahari lebih banyak dari situs WIKIPEDIA.com.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar